Archives

All posts for the month December, 2011

MARI MENGHARGAI PERBEDAAN AGAMA

Published December 21, 2011 by riesna27

BAB : ISD SEBAGAI SALAH SATU MATA KULIAH MKDU

Kerukunan umat beragama merupakan dambaan setiap umat, manusia.  Sebagian besar umat beragama di dunia, ingin hidup rukun, damai dan tenteram dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat dan bemegara serta dalam menjalankan ibadahnya.

Bangsa Indonesia diciptakan oleh Tuhan dalam suasana kemajemukan, baik dari suku, ras agama maupun budaya. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar didunia dengan berbagai segi kemajemukan sosial-budaya akan tetap menjadi gejala yang harus selalu diperhitungkan dalam mewujudkan keutuhan dan persatuan nasional, kemajemukan atau pluralitas bangsa adalah kenyataan hidup yang sudah menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa dan tidak saling mengganggu keimanan masing-masing pemeluk agama.

Pasal 29 ayat 2 UUD 1945 manyatakan bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaan itu.   Peryataan tersebut mengandung arti bahwa keanekaragaman pemeluk agama yang ada di Indonesia diberi kebebasan untuk melaksanakan ajaran agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing.   Namun demikian kebebasan tersebut harus dilakukan dengan tidak mengganggu dan merugikan umat beragama lain, karena terganggunya hubungan antar pemeluk berbagai agama akan membawa akibat yang dapat menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Berbagai kebijakan dan program dalam rangka mendukung pelaksanaan prioritas pembangunan Ketahanan Nasional yang kokoh, yaitu melalui kesejahteraan rakyat, meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan ketahanan budaya.  Agama mempunyai kedudukan dan peran yang sangat penting dan strategis, utamanya sebagai landasan spiritual, moral dan etika dalam pembangunan Ketahanan Nasional yang kokoh.   Agama sebagai sistem nilai seharusnya dipahami dan diamalkan oleh setiap individu, keluarga, masyarakat serta menjiwai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu dalam dinamika kehidupan beragama di Indonesia seringkali dijumpai kelompok, gerakan atau aliran keagamaan yang dianggap menyimpang dari kaidah, ibadah atau pendirian yang dianut oleh mayoritas umat.   Karena itu, keberadaan mereka seringkali eksklusif, radikal atau ekstrim serta memiliki fanatisme buta, kelompok semacam ini kerap disebut dengan istilah sempalan atau sekte yang menyimpang. Disini pula letak kekurangan kalangan yang sering menyuarakan sikap-sikap tolensi agama.

Selama berabad-abad, suku bangsa di Indonesia umumnya hidup rukun tanpa benturan yang berarti.   Filsafat Pancasila yang bertumpu pada agama melalui Ketuhanan Yang Maha Esa memberi konsep perdamaian abadi, namun dimasa reformasi konflik kesukuan, ras, agama pelapisan masyarakat sepertinya ikut mengusik kerukunan tersebut.

Negara yang multi agama seperti Indonesia, kerukunan hidup umat beragama merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya stabilitas dan Ketahanan Nasional.   Karena itu kerukunan umat beragama perlu dibina dan ditingkatkan agar tidak menjurus kepada ketegangan yang dapat menimbulkan perpecahan bangsa.

Kerusuhan-kerusuhan yang terjadi akhir-akhir ini bukanlah kerusuhan agama, tetapi umat beragama dijadikan alat untuk mempercepat meletusnya kerusahan.   Menurut statistik politik, yang paling cepat menimbulkan kerusuhan adalah alasan agama dan alasan sosial ekonomi.  Sebagai bukti misalnya banyak didaerah terjadi konflik yang di isu kan orang tertentu  menjadi  isu  sentimen  agama  yang walaupun pemerintah telah memberitahukan dengan tegas bahwa kejadian-kejadian yang terjadi bukanlah isu agama tetapi beberapa orang yang tidak bertanggung jawab bahkan yang senang dengan kekacauan untuk mencari keuntungan kelompok ataupun pribadi; sehingga pemerintah tidak mampu membendung keributan terjadi disana sini. Bahkan ada dari beberapa orang yang kita anggap tokoh dalam satu daerah membuat isu yang berelebihan tentang terjadinya penyebaran agama sehingga oleh orang-orang tertentu tadi terjadi konflik bahkan kekisruhan yang berlarut larut sebagai contoh Kristenisasi atau Islamisasi.

Memang kalau kita berbicara tentang agama dan negara akan sulit dimana pertemuannya, namun warga atau umat beragama harus patuh sebagai warga negara kepada aturan negara yang walaupun pada dasarnya bahwa agama tidak boleh diatur oleh negara dan hal ini perlu diatur dengan baik, sehingga umat merasakan pemerintah bertindak adil dan melindungi semua warganya tanpa pilih kasih, karena ketidakrukunan juga bisa terjadi karena aturan pemerintah yang kadang-kadang terlalu over produktif sehingga sesama umat beragama terjadi kecemburuan sosial atau kecemburuan tentang perizinan pendirian rumah ibadah.

 

 

Advertisements

PERANGI KEMISKINAN INFORMASI DI AFRIKA DENGAN SMS

Published December 17, 2011 by riesna27

BAB : ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, DAN KEMISKINAN

Banyak cara untuk mengikis jurang kesenjangan informasi. Di Afrika misalnya, dengan alasan kondisi di negara tersebut yang lebih banyak pengguna ponsel ketimbang internet, maka dipilih cara yang lebih mengeksploitasi perangkat genggam itu.
Hal inilah yang dilakukan Google ketika memperluas ekspansi layanannya di benua hitam itu. Raksasa mesin pencari ini mengklaim ingin memerangi kemiskinan informasi di Afrika. Hal ini pun diwujudkan dengan meluncurkan sejumlah aplikasi mobile bagi para pengguna ponsel di Afrika. Pilot project dari layanan ini akan digulirkan di Uganda.

Aplikasi ini diklaim bagai memindahkan layanan web-browser ke dalam bentuk pesan teks. Sebab, aplikasi yang dinamakan Google SMS ini akan memungkinkan user mengakses informasi layaknya di PC. Google SMS terdiri dari Tips (tips), Search (pencarian) dan Trader (perdagangan).

Google SMS Tips menyediakan informasi mengenai kesehatan dan lokasi klinik, juga informasi tentang cuaca dan pertanian ke para petani. Google Search memberikan informasi apapun layaknya mesin pencari Google biasanya. Sementara Google Trader akan membantu para pedagang maupun pembeli untuk mencari atau mendapatkan barang yang mereka inginkan.

Semua ini bisa diakses dengan cara mengetikkan kata pencarian lewat ponsel mereka, kemudian Google akan meresponnya dalam bentuk SMS.

Dengan Google SMS ini, raksasa mesin pencari tersebut sepertinya telah melakukan langkah yang tepat, mengingat Afrika memang memiliki penetrasi ponsel 6 kali lipat lebih tinggi daripada penetrasi internet.